Top Stories
-
Trader Sejati Selalu Punya Rencana Saat Market Sedang Bearist Maupun Bullish
-
Listrik 1.300 VA untuk Kontrakan: Apakah Cukup untuk AC, Kulkas, Mesin Cuci, Rice Cooker dan Peralatan Rumah?
-
Daftar Perlengkapan Kontrakan: 30 Barang Wajib untuk Tinggal Berdua
-
Entry Ketika Orang Panic Selling!
-
Harga Koreksi itu hadiah untuk Para Trader Sejati,
-
Ketika Terjadi Bearist, Apa yang Dilakukan para Trader Sejati Sebagai Pemburu?
-
Kontrakan Bible 2026: Panduan Lengkap Mengisi Kontrakan dari Nol
-
Broker Summary
-
Saham Menginap Anti Boncos
Search
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 840
Foto: Kelapa sawit (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Harga minyak sawit mentah (CPO) tak bosan cetak rekor tertinggi barunya. Kenaikan harga CPO disebabkan oleh penurunan output dan naiknya ekspor minyak sawit Malaysia.
Harga CPO kontrak pengiriman 3 bulan di Bursa Malaysia Derivatif ditransaksikan di level 2.638 ringgit/ton pada 10.10 WIB. Harga CPO naik 11 ringgit atau 0,42% dibanding harga penutupan perdagangan kemarin.
Harga CPO tembus melampaui level psikologis selanjutnya di 2.600 ringgit/ton. Kenaikan harga dipicu oleh turunnya produksi dan juga stok serta melonjaknya ekspor minyak sawit Malaysia.
Read more: Tanda-tanda Kebangkitan Makin Nyata, Harga CPO Rekor Lagi
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 751
Ilustrasi/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Kembali muncul investasi abal-abal yang memakan banyak korban. Investasi ini bernama Kampoeng Kurma dengan konsep syariah dan anti riba.
Awalnya PT Kampoeng Kurma menawarkan investasi kepada masyarakat dengan menjual kavling. Nah kavling itu akan ditanami kebun kurma yang hasilnya akan dibagikan kepada pemilik kavling.
Read more: Investasi Bodong Kampoeng Kurma Manfaatkan Syekh Ali Jaber dan Momen 212
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 748
Ilustrasi menyisihkan uang untuk ditabung. (Dok. JawaPos.com)
SitindaonNews.Com - Menabung adalah cara paling mudah mengumpulkan uang karena bisa dilakukan di mana saja dan tidak perlu proses yang rumit. Namun seiring dengan perkembangan zaman dan kondisi ekonomi, ternyata nabung tak cukup untuk menutupi kebutuhan yang semakin lama makin tinggi.
Banyak masyarakat yang belum sadar bahwa kegiatan menabung tidak mencukupi untuk menutup kebutuhan mereka. Hal ini karena menabung di masa sekarang tidak seimbang dengan kebutuhan yang terus meningkat.
Read more: Nabung Saja Tak Cukup, Lakukan Cara ini Agar Keuangan Aman
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1098
Foto: Efrem Siregar
SitindaonNews.Com - Toko-toko elektronik di tempat perbelanjaan Jakarta terpantau lengang, tidak banyak aktivitas jual-beli. Apa kata pedagang dan pengelola? apa ada kaitan dengan ekonomi yang sedang lesu?
CNBC Indonesia menyambangi Pusat Grosir Cililitan (PGC), toko-toko elektronik di Pasar Kramat Djati, hingga Plaza di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu siang (6/11), para pedagang mengaku memang penjualan sedang sepi.
Read more: Toko-Toko Elektronik Sepi Bak 'Kuburan', Ekonomi Lesu Nih!
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 835
Penyortiran Rupiah Indonesia dan Dolar AS di depan grafik pertukaran mata uang pada layar komputer. (Antaranews)
Mestinya penguatan mata uang kuat Asia itu menjadi sentimen positif bagi rupiah, tetapi rupiah bergerak melemah meski stabilitasnya masih terjaga
Pergerakan rupiah pada Jumat pagi ini melemah sebesar 26 poin atau 0,19 persen menjadi Rp14.021 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp13.995per dolar AS.
Read more: Anomali, rupiah cenderung melemah di tengah penguatan mata uang Asia
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 841
Foto: Bentrok Polisi dengan Pendemo pada Aksi Protes Anti-Pemerintah di Hong Kong, Minggu, 27 Oktober 2019 (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)
Hong Kong resmi mengalami resesi.
Fakta pahit ini harus diterima pemerintah dan masyarakat Hong Kong pasca Departemen Sensus dan Statistik Hong Kong merilis pembacaan awal untuk data pertumbuhan ekonomi periode kuartal III-2019 beberapa saat yang lalu, Kamis (31/10/2019).
Sebagai informasi, resesi merupakan penurunan aktivitas ekonomi yang sangat signifikan yang berlangsung selama lebih dari beberapa bulan, seperti dilansir dari Investopedia. Sebuah perekonomian bisa dikatakan mengalami resesi jika pertumbuhan ekonominya negatif selama dua kuartal berturut-turut.
Read more: Sah! Ekonomi Negatif 2 Kuartal, Hong Kong Resmi Resesi