Search
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2
Broker Summary
Broker Summmary
Saya perlu mengajarkan ini agar Anda menjadi Trader Professional tidak terpengaruh oleh ajaran sesat. Tadi saya melihat ada video influencer lewat di beranda mengajari main di hijau saja, jangan main di bearist. Ini meyesatkan para Ritel Unyu bisa bangkrut jika main di harga tinggi, Harga hijau itu haga Distribusi dari Big Boy yang haram dimakan.
Okay, Anda semua Keluarga Karya Bersama harus menjadi Trader Professional, yang benar-benar mengerti cara Trading yang benar! Chart, Order book itu muka Big Boy, maka Broker Summary itu adalah isi kepalanya Bandar. Maka jika Anda tidak ngerti Broker Summary Anda Bagai orang buta masuk hutan berburu.
Jadi Broker Summary itu Adalah KTP milik Big Boy. "Tau Siapa Yang Beli, Tau itu barang akan dibawa Kemana" Anda sama saja trading buta kalua hanya Analisa Chart, Analisa candle dan melihat Order book secara hitam putih saja. Didalam chart, order book, banyak trick. Chart bisa dilukis dengan guyuran volume, dengan transaksi fiktip Bid dan Offerr bolak-balik, kantong kanan pindah kantong kiri, support fiktif, dst untuk mengecoh pembeli. Trader Sejati bisa membaca psikologi Big Boy, dan otaknya selalu bertanya, 1 hal dulu: Siapa yang memegang barang ini, masih ada stock berapa, akan dibawa kemana barang ini? Semua Jawabannya ada di Broker Summary.
Lihatlah Data 10 Terbesar yang sedang Nett Buy atau Nett Sell selama 1 hari, 5 hari, 10 hari dan sebulan.
Dari situ kita bisa bedah 3 hal: 3 Fungsi utama Broker Summary
1. Menentukan di harga berapa Anda akan masuk?
Ingin masuk di harga 5 hari terakhir, atau sebulan terakhir atau Ambil harga terendah, atau menungggu koreksi harga?
Caranya:
Lihat 10 hari terakhir, Cari broker yang Nett Buy terbesar.
Itu harga rata-rata dia nimbun. Anggap itu harga modal Bandar.
Rumus Masuk:
Jika sekarang terjadi koreksi -2% dari harga Bandar terendah, maka itu Adalah Zone akumulasi, yaitu zone aman untuk serok barang. Zone Akumulasi Adalah Zone aman untuk mneyrok barang.
Contoh: AVG Bandar di 2000. Harga sekarang terkapar di 1945. Gas serok, gak perlu mikir.
Sedang Koreksi, Akumulasi atau Distribusi?
Bagaimana cara mengetahuinya?
Akumulasi: Harga koreksi turun -2% s/d -4% dari AVG, tapi Broker Besar Nett Buy. Jelas itu sedang akumulasi, Anda bisa ikutan masuk akumulasi. Big Boy sedang menimbun barang.
Distribusi: sedang terjadi mark up harga, yaitu Harga naik, Broker Besar masih Nett Sell, harga terus dipompa dengan positip News, influencer dikerahkan untuk bicara corporate action, Harga naik +3% keatas dari AVG, Broker Besar, Bandar Nett Sell. Bandar lagi membuang semua barangnya. Jangan sekali-kali masuk memakan barang mereka.
R Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/1LXcyGYCYt/