Search
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 6
Kunci Entry yang Benar!
Anda harus tahu Rahasia Big Boy atau yang disebut Bandar. Big Boy hanya ada 2 tahap aktivitas yaitu Akumulasi dan Distribusi.
1) Akumulasi ialah pengumpulan dagangan oleh Bandar ketika harga hancur atau nyungsep. Saham Indo nyungsep itu karena dibuat oleh price maker yaitu big boy dengan banyak cara muslihat, diantaranya mengguyur barang dengan modal terbatas 10-20% hanya untuk membuat harga hancur untuk diserok. Membanting harga ini tidak ngasal saja tetapi memanfaatkan isu-isu kabar buruk yang beredar atau menyiarkan kabar buruk melaui influencernya untuk membuat panik para Ritel. Disini barang diguyurkan harga jatuh, menyapu semua SL Ritel. Tahap ini biasanya Merah hingga minus lebih -4%. Nah, pada sesi Akumulasi inilah Anda cepetan serok jika sudah ada pantulan balik arah sekali atau dua kali. Inilah Entry yg benar.
2) Distribusi ialah sesi Big Boy Jualan ketika IHSG hijau, saham hijau. Posisi hijau ini jika Anda entry, profitnya kecil tapi resiko gede. Jangan mengejar saham yang sudah terbang. IHSG hijau itu bukan berarti Anda mudah trading, justru resiko terbesar buat para trader yang suka beli di pucuk.
R Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/1DA3EuGHLR/
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 9
Kita Hidup Dalam Bingkai Sistem Keuangan global, Bro!
Gak bisa lepas! coba aja lepas bisa kembali ke Jaman Batu Beneran!
Jadi, jangan terbuai pencitraan ingin Mandiri. Itu semua hanya dobol saja. Kita sudah menjadi bagian dari Global! Nih saya beri kuliah gratis sedikit, fahami, baca berulang, supaya Anda ini tidak menjadi korban pencintraan seakan ada yang bisa membuat Istana di Awang-Awang!
HIRARKI SISTEM KEUANGAN GLOBAL YANG MENGIKAT DILIHAT DARI SISI MEKANISME KONTROL PADA NEGARA BERKEMBANG!"
Ini model piramida yang sering dibahas ekonom heterodoks kayak Stiglitz, Hudson, dll
Layer- 1: PEMILIK MODAL & ATURAN MAIN "ELITE GLOBAL"
Isinya: Dana pensiun terbesar dunia, SWF, fund manager >$1Trilyun dollar, BlackRock, Vanguard, State Street, CalPERS, GIC, ADIA.
Fungsi: Punya saham di hampir semua bank & perusahaan besar dunia. Mereka yang menentukan "arah aliran modal" lewat alokasi aset-asetnya. Suka-suka mereka mau dialIrkan kemana! Contoh: "ESG Fund", "Emerging Market Fund" bisa cabut dari suatu negeri kalau ratingnya turun. Capital outflow bisa besar-besaran. Rakyat miskin bisa semakin banyak, PHK dimana-mana, rakyat mudah dihasut menyalahkan pemerintah salah urus negara. Jangan di negeri kita ya. Bisa modyar kita. Makanya menyimpan Emas fisik paling membuat hati tenang jika Elit Global menggoyang negeri.
Layer 2: LEMBAGA MULTILATERAL | "SUMBER DANA & SYARAT"
Isinya: IMF, World Bank, ADB, AIIB.
Fungsi: Kasih pinjaman ke negara berkembang seperti kita.
Mekanismenya: "Conditionality". Pinjaman dengan Syarat berat, wajib Nurut, misalnya, brantas korupsi, reformasi fiskal, subsidi, aturan tentang BUMN, pajak. Kalau gak nurut = dana cairnya di-cut.
Sumber dana: Negara G7 + pasar obligasi global. Faham ya sampai disini?
Layer 3: LEMBAGA PEMERINGKAT & DATA | "GATE KEEPER KEPERCAYAAN"
Isinya: S&P, Moody’s, Fitch = Rating. MSCI, FTSE = Indeks. Bloomberg, Refinitiv, Reuters = Data & Berita.
Fungsi: menentukan "seberapa aman suatu negara A, B, C buat naruh duit asing" (investasi).
Mekanismenya: jika gak nurut bisa diturunin dari BBB ke BB+ = Fund manajer "investment grade only", WAJIB jual semua SBN & Saham BUMN, sama halnya Anda bisa dikenai Margin-Call, disuspend, Jual paksa Porto Anda dulu baru bisa lanjut trading! ya jelaslah, wong negeri punya hutang, tapi gak bisa menjaga kepercayaan si Pemilik Modal.
Dana asing yang mudah ditarik duluan kan di Pasar Saham, ya mereka tarik disana dulu ketika Rating turun. IHSG otomatis anjlok total, para investor lokal jerit-jerit. Saham PTRO dulu Rp.13.000,- sekarang sisa Rp. 4000 an, saham BCA yang dulu 10.000, sekarang sisa 4000 an. Kita serok dhong! Jangan bodhoh, bisa saja th 2029 lebih hancur lagi. Makanya Trading saja aman, jual itungan menit. Jika besok pagi ada pidato kagetan, saham rontok serok, siang naik jual. Gak ada resiko, klunpun rugi dikit lah, 2%, besok juga sudah kembali lagi.
Layer 4: EKSEKUTOR LOKAL "PIPELINE" (Wakil Elit Global).
Isinya: Bank investasi asing di Ibu Kota, sekuritas-sekuritas Asing, para trader hafal namanya, konsultan, law firm, LSM donor, media finansial lokal, dan tentu para anthek asing.
Fungsi: Nyalurin aturan, narasi, pompa-pompa, bad campaign, dll. Eksekutor Lokal wakil Elit Global ini yang "jelasin" ke pemerintah & pasar kenapa wajib nurut.
Layer 5: PENGUASA & ATURAN!
Isinya: Pemerintah, Bank Sentral sot BI, DPR. Fungsi: Bikin UU, PP, kebijakan. Tekanan yang diterima: "Kalau gak sesuai ekspektasi investor, rating turun, modal kabur, IHSG rontok, mata uang ambles." Contoh tekanan keras yang wajib diuruti, "Jangan ganggu independensi Bank Sentral", "Jaga defisit <3%", "BUMN harus dikelola oleh para professional yang ahli dalam bidangnya, jangan dibebani tugas politik"! Ini hanya contoh.
GIMANA "CENGKERAMAN MEREKA" KERJA DI NEGARA BERKEMBANG KAYAK KITA?
1. Ketergantungan Modal: APBN defisit. Butuh SBN, dibeli oleh asing jumlah besar supayq bergantung misalnya porsi asing 40%. Butuh FDI. Jadi harus "menarik".
2. Sinyal = Harga: 1 notulen The Fed, 1 rating S&P, 1 headline Bloomberg = Arus modal 10M USD bisa keluar-masuk sehari. IHSG, Rupiah, Obligasi langsung bereaksi.
3. Biaya Politik: Kalau kebijakan dianggap "risiko" sama pasar, bunganya naik. Nyicil utang makin mahal. Rakyat yang nanggung via BBM, listrik, pajak.
4. Pemerintah bisa "Digulingkan" versi pasar, tidak perlu perang atau kudeta dengan Tank Tempur.
Ini murni edukasi murni agar Anda memahami bagaimana para negara berkembang itu hidup didalam bingkai Sistem Keuangan Dunia, yang mana mereka tidak bisa sak udelnya sendiri, ugal-ugalan mengelola suatu keuangan negara. Kita ibarat Ikan hidup di Kolam yang memiliki makanan mereka, ikan-ikan itu hanya ounyankolam dan Air. Jika ingin makmur dan gemuk haris nurut kepada Elit Global yang sudah mencekeram dengan Hutang. Anak gadisnya pun bisa diminta jika tidak nurut cara melunasi hutang.
Dari pada pusing mikirin ulah MSCI, mending mengamati arah modal AK, BK, MG, KZ, hari Senin akan mengalir ke arah mana, itulah Saham yang layak kita borong habis. Jangan belajar Chart dan analisa fundamental. Bukan saatnyaninvestasi tapi Era Trading harian pada Jaman tidak menentu ini.
Salam Cuan,
R Noto Widjojo.https://www.facebook.com/share/p/18raRz81o3/
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 12
Pagi-pagi ada Group Saham singgah di Wall Saya. Kasian dan trenyuh baca Komen-komen para Trader.
Gimana gak kasian, karena mereka pasti boncos setiap hari. Lha wong prinsip Akumulasi dan Distribusi Bandar saja tidak tahu, gimana mau profit? Pastilah 100% hanya main tebak ketika entry.
Contoh komen mereka: dengan semangat: "Yuk kita tahan biar naik agar IHSG hijau, nanti Asing masuk"!. Lha wong IHSG hijau itu kan karena dikerek naik oleh Bandar Asing akan distribusi dan Ritel fomo lokal yang makan semua buangan distribusi. Setelah selesai distribusi Fake Supportnya untuk mempertahankan harga ditarik, Dul! Lalu Auto-longsor untuk memakan semua SL para Ritel.baru Ritel jerit-jerit. MAMAAAAA...longsor, SL dimangsa.... Piye ta mas, mas. Sing ngajari trading sopo?
Ada lagi, dengan semangat " Asing Jual kita Beli!" Yo Modyar nuh kowe! Kinglo saja gak mampu makan buangan mereka, makanya longsor, Dul. Nih ya saya kasih faham dikit. Klu Asing Jual biarkan, tonton saja, setelah selesai Jualan, Fake Supportnya akan ditarik lalu Saham kembali auto- longsor! Biarkan Lingsor, sampai nyungsep gak mampu lagi tembus Support terbawah, Balik arah, Anda ikutan beli. Itu namanya akumulasi. Baru Anda cuan setiap hari. Wis semoga Anda beruntung yg membaca ini.
R Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/1BGZVSAXPm/
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 15
Jika IHSG Merah, turun 1- 2% Cut loss. Tunggu nyungsep ke LL baru serok lagi (buy back). Lindungi Modal dalam keadaan Market gak jelas. Jika IHSG Hijau lebih +1% biarkan profit naik, sampai tak mampu nembus resistant. Tandanya BID mulai menipis, Offer(Ask) mulai tebal segera Jual kilat, TP. Syukuri.
R Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/18n6Q4Jt1U/
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 50
Yang Pada Pegang TLKM ya:
1. Closing Price TLKM Jumat kan 2580.
2. Tapi saya lihat Bandar Asing punya Avg price 2610, artinya jika pagi ini masih mau turun lagi, akumulasi (Kulakan) belum kelar . TLKM deviasi sudah hampir -3, artinya harga sedang diskon kisaran 35%. Murah banget.
3. Masalah besar Bandar, skrg banyak Ritel mulai pada pinter, sekarang pada hold barangnya gak bisa diakalin panic selling dan banyak tidak memasang SL untuk di sapu(sweeping), dimangsa seperti cara klasik Dia. Entah mungkin lagi semangat nasionalisme atau apa. Dalam hatinya Jangkrik tenan iki.
4. Jika akumulasi Bandar belum kelar, maka dia akan banting ke 2450 - 2350, perlu modal besar untuk mengguyur, dan ada resiko besar setelah nyungsep malahan dimakan rame-rame oleh Ritel. Kemaren saja banting ke 2580 pada dimakan rame-rame, dan sekarang antrian 2500 semakin membesar! Saya salut pada Ritel pinter, Bandar Mumetlah.
5. Tipuan paling ekonomis selanjutnya side ways, beberapa hari untuk membuat Ritel Lelah, frustrasi, jual barangnya, modal para Ritel untuk pindah ke Saham lain. Dapatlah Dia barang murah. Tipuan berhasil.
6. Bandar paling takut sama Ritel dengan uang dingin tanpa emosi. Maksud membanting harga untuk menyapu Stop Loss dan panic Selling, malah pada diserok.
7. Setelah ritel pada kecapean lelah, melepas barangnya, Big boy akan ngacir sendirian menuju ke 2910 - 3200. Ini cara klasik sudah puluhan tahun!
8. Nanti jam 09:15 - 10:00 klu ada tipu-tipu naik dikit, gak apa kurangi muatan, klu dibanting lagi buat serok lagi. Jika langsung terbang ke 2780, jual separo saja 50%, sisanya biarkan saja nasibnya apakah ke 3200, jika dibanting nyungsep, hasil jualan 50% dipakai Serok 2450. Begitu cara Trading modal cekak ya, faham kan? Naik atau turun Anda senang bukan? Gak perlu melototin chart, analisa candle. Gerakan Bandar itu Dewa Mabok tanpa emosi. CHart baru timbul setelah ada tindakan. Anda telat ambil keputusan! Pakai patokan Harga, lihat order book, untuk konfirmasi, gerak cepat!
TLKM hanya contoh, bisa ditrapkan ke Saham2 fundamental. Ini edukasi analisa teknikal bukan ajakan membeli. Disclaimer! Terserah Anda!
R Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/1D4mExriX7/
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 32
Untuk Menjadi Kaya, Ada 5 Tahap yang Harus Anda Lalui secara berurutan, sampai Kaya.
1. Bekerja, berkarir.
2. Menabung, hingga saldomu menyentuh Rp.100 Juta.
3. Invest Bisnis Kecil, Counter, Outlet, Ternak, Tanam Sayur, Dagang Jual Beli pangan, spare parts, trading, apa saja yang sirkulasi uangnya Harian, dst.
4. Perbanyak Outlet, Multiple income.
5. Pelihara, Pertahankan, Tingkatkan terus Menerus, hingga saldomu menyentuh Rp. 500.juta, selanjutnya menyentuh Rp. 1 Milyar. Setelah berhasil menyentuh Rp.1 milyar. l Selanjutnya 2 M, 3 M, mudah saja.
6. Mulai melindungi Kekayaan dengan Investasi Passive income, Emas, Obligasi, Saham.
7. Nikmati Kesuksesan Anda.
Bertahap sesusi urutan, Jangan loncat-loncat, bisa tapi sulit.
R Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/18f8frxDGn/