Top Stories
-
Listrik 1.300 VA untuk Kontrakan: Apakah Cukup untuk AC, Kulkas, Mesin Cuci, Rice Cooker dan Peralatan Rumah?
-
Daftar Perlengkapan Kontrakan: 30 Barang Wajib untuk Tinggal Berdua
-
Entry Ketika Orang Panic Selling!
-
Harga Koreksi itu hadiah untuk Para Trader Sejati,
-
Ketika Terjadi Bearist, Apa yang Dilakukan para Trader Sejati Sebagai Pemburu?
-
Kontrakan Bible 2026: Panduan Lengkap Mengisi Kontrakan dari Nol
-
Broker Summary
-
Saham Menginap Anti Boncos
-
Entry yang Tepat
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 799
PASUKAN INGGRIS MENGANGGAP PERTEMPURAN 10 NOPEMBER 1945 DI SURABAYA BAK NERAKA !!!

PASUKAN INGGRIS MENGANGGAP PERTEMPURAN 10 NOVEMBER 1945 DI SURABAYA BAGAIKAN BAK NERAKA !!!
---
Tentara Inggris datang ke Indonesia sebagai pemenang perang dunia II. Mereka bertujuan untuk melucuti tentara Jepang yang kalah perang. Inggris juga diberi mandat untuk memulihkan, apa yang disebut pihak sekutu, ‘ketertiban’ di Indonesia. Artinya mereka akan mengembalikan Indonesia pada jajahan Belanda, seperti pada era sebelum perang.
•
Orang-orang Belanda atau Netherlands Indies Civil Administration (NICA), ikut membonceng masuk kembali ke Indonesia bersama tentara Inggris tanggal 25 Oktober 1945. Hal ini memancing kemarahan rakyat Indonesia.
•
Berbagai ketegangan terjadi. Insiden awal terjadi tanggal tanggal 18 September 1945 saat sekelompok orang Belanda mengibarkan bendera merah putih biru di atas Hotel Yamato. Rakyat ramai-ramai merobek warna biru dan mengibarkan bendera merah putih.
•
Hal ini diperparah oleh aksi tentara Inggris membebaskan paksa sejumlah orang Belanda yang ditahan rakyat Surabaya.
•
Tanggal 27 Oktober, sebuah pesawat Dakota menyebarkan pamflet dari Mayor Jenderal Hawthorn, Panglima Divisi ke-23. Isinya dalam waktu 2x24 jam, rakyat Surabaya harus menyerahkan senjata pada pasukan Inggris. Jika tidak, akan ditembak di tempat.
•
Ketegangan segera meningkat. Rakyat Surabaya tak sudi menuruti perintah Inggris. Pertempuran demi pertempuran antara Tentara Keamanan Rakyat (TKR), bersama masyarakat, melawan tentara Inggris terjadi sejak 28 Oktober.
•
Sebagai pemenang perang dunia, Inggris tak menyangka akan mendapat perlawanan sengit dari rakyat Indonesia. Bayangkan, tentara Jerman saja yang nyaris menaklukkan dunia mereka kalahkan. Namun siapa sangka di Surabaya, Inggris justru mendapat perlawanan habis-habisan hingga tentara Inggris menyebutnya sebagai neraka atau Inferno di Timur Jawa.
-----
Fotografer ? : not known (?)
Sumber / Hak cipta : Spaarnestad Photo
https://instagram.com/potret.sejarahindonesia?utm_medium=copy_link
Sumber: https://www.facebook.com/100050918572721/posts/462298608810754/