Top Stories
-
Listrik 1.300 VA untuk Kontrakan: Apakah Cukup untuk AC, Kulkas, Mesin Cuci, Rice Cooker dan Peralatan Rumah?
-
Daftar Perlengkapan Kontrakan: 30 Barang Wajib untuk Tinggal Berdua
-
Entry Ketika Orang Panic Selling!
-
Harga Koreksi itu hadiah untuk Para Trader Sejati,
-
Ketika Terjadi Bearist, Apa yang Dilakukan para Trader Sejati Sebagai Pemburu?
-
Kontrakan Bible 2026: Panduan Lengkap Mengisi Kontrakan dari Nol
-
Broker Summary
-
Saham Menginap Anti Boncos
-
Entry yang Tepat
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 773
Mahfud MD: Keadilan dan Kemakmuran Belum Ada di Indonesia
Republika TV/Havid Al Vizki |Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD
SitindaonNews.Com | Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, menilai, keadilan dan kemakmuran belum ada di Indonesia. Padahal, hal tersebut menjadi salah satu syarat agar Indonesia bisa lebih maju dan masuk ke masa Indonesia Emas.
"Yang jadi masalah itu adalah adil dan makmur. Itulah sebabnya Indonesia Emas belum ada sekarang karena keadilan dan kemakmuran belum ada," ujar Mahfud dalam kegiatan Bincang Seru Mahfud di Universitas Indonesia, Depok, Senin (17/2).
Mahfud menjelaskan, Indonesia Emas itu berarti Indonesia menjadi negara maju, di mana kemiskinan sudah sangat sedikit, rakyatnya makmur, rukun, dan bersatu. Setidaknya ada lima syarat jika Indonesia mau disebut memasuki masa Indonesia Emas.
"Kita adalah bangsa yang besar, yang siap memasuki Indonesia Emas pada tahun 2045, asalkan kita bisa merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur," kata dia.
Ia menjelaskan, kelima syarat tersebut sudah tertuang di dalam alinea kedua pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Di sana disebutkan, pergerakan perjuangan kemerdekaan Indonesia telah sampailah pada saat yang berbahagia mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu kemerdekaan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.
Menurut Mahfud, jika semua sudah tercapai dan Indonesia memasuki era Indonesia Emas, maka Indonesia akan menjadi kekuatan dunia yang keempat sesudah Cina, India, dan Amerika Serikat. Hal tersebut sudah diperhitungkan, baik dari modal sumber daya manusia (SDM) maupun sumber daya alam (SDA) yang Indonesia miliki.
"Tahun sekian SDA di bidang kehutanan seperti apa, kelautan seperti apa, pertambangan seperti apa, manusianya yang insinyur berapa, yang dokter berapa, yang ini berapa. Sehingga nanti bonus demografi yang akan berpuncak 2036 itu akan memberi dampak positif di tahun 2045. Itu akan menjadi Indonesia Emas," terang dia.
Sumber: republika.co.id