Top Stories
-
Apa Itu Fake Bid?
-
Anak-anak Muda Yang Ingin Kaya Harus Melek Keuangan dan Investasi!
-
Kunci Entry yang Benar!
-
Dari Pada Pusing Mikirin ulah MSCI, Mending Mengamati Arah Modal AK, BK, MG, KZ, Akan Mengalir ke Arah Mana, Itulah Saham yang Layak Kita Borong
-
Mengapa Sudah Bekerja Keras Masih Susah Juga Hidupnya!
-
Gimana Mau Profit Kalau Entry Main Tebak dan Prinsip Akumulasi dan Distribusi Bandar Saja Tidak Tahu,
-
Trik Kapan Waktu yang Tepat untuk Beli, Jual dan Cut Loss
-
Hoax Sulit Diberantas, Tenang, Patah Satu Tumbuh Seribu
-
Yang Pegang TLKM Hari Ini Senin Tetap Tenang Jangan Panik
Search
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2550

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyapa para wartawan setibanya di lokasi debat capres putaran keempat di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu, 13 April 2019. Debat itu mengangkat tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi serta perdagangan dan industri. ANTARA
TEMPO.CO, Jakarta - Calon Presiden Prabowo Subianto meminta Calon Presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi mencontoh Republik Rakyat Cina.
Read more: Di Debat Capres Kelima, Prabowo Minta Jokowi Contoh Cina
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2561

AHY di Surabaya/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Dalam pidato kebangsaannya di Surabaya, Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkeyakinan baik Prabowo atau Jokowi bukanlah calon pemimpin yang menginginkan perpecahan.
"Kita semua berkeyakinan baik Pak Prabowo Subianto dan Pak Jokowi bukanlah calon pemimpin yang berniat untuk membentur-benturkan identitas masyarakatnya sendiri. Kita sendiri semua yakin keduanya juga memiliki komitmen untuk senantiasa menjaga keutuhan bangsa," kata AHY usai menyampaikan pidato kebangsaan bertajuk Indonesia untuk Semua di DBL Arena Surabaya, Sabtu (13/4/2019).
Read more: AHY Yakini Prabowo dan Jokowi Pemimpin yang Tak Ingin Perpecahan
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2500

Suasana kampanye Jokowi di GBK (Foto: pol.)
Jakarta - Capres Joko Widodo (Jokowi) berpidato dalam kampanye akbar bertajuk 'Konser Putih Bersatu'. Dia secara lantang mengajak para pendukungnya merawat keragaman yang dimiliki Indonesia.
"Inilah sekali lagi perbedaan-perbedaan, keragaman yang kita miliki, kebinekaan yang kita miliki. Harus terus kita rawat dan jaga bersama-sama, sanggup? Perlu kita ingat, perlu kita ingat bahwa dasar negara kita ideologi kita Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar 1945, sudah final. Harga mati dan tidak bisa diganggu gugat," ucap Jokowi dari atas panggung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (13/4/2019).
Read more: Jokowi Lantang di GBK: Pancasila Final, Rawat Kebinekaan
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2410

AHY di Surabaya/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Nama Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diketahui tak masuk daftar menteri di kabinet Prabowo-Sandiaga. AHY pun akhirnya buka suara.
"Lebih baik tidak berbicara dulu tentang menteri deh, karena pemilunya belum dilakukan, yang menang juga belum tahu," kata AHY usai menyampaikan pidato kebangsaan bertajuk Indonesia untuk Semua di DBL Arena Surabaya, Sabtu (13/4/2019).
Selain karena belum diketahui pemenang pemilu, AHY menilai membicarakan jatah menteri ini tidak cukup elok. Pasalnya, masyarakat ingin mendengar program kerja agar lebih yakin dalam menentukan pilihannya nanti.
Read more: Tak Masuk Calon Menteri Prabowo, AHY: Pemilu Belum, yang Menang Belum Tahu
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2559
I
lustrasi (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta - Temuan surat suara tercoblos di Malaysia berawal dari aduan relawan PADI (Prabowo-Sandi). Relawan bernama Parlaungan menginformasikan temuan surat suara tercoblos ke Panwaslu Kuala Lumpur.
Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana lewat keterangan tertulis memaparkan kronologi penggerebekan surat suara tercoblos pada Kamis (11/4/2019).
"Pukul 12.48, Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana menerima aduan dari seorang relawan Sekber Satgas BPN PADI Malaysia bernama Parlaungan melalui pesan WhatsApp, bahwa ada dugaan penyelundupan surat suara yang dilakukan oleh oknum tertentu," kata Yaza lewat keterangan tertulis yang diterima wartawan.
Read more: Kronologi Temuan Surat Suara Tercoblos di Malaysia: Dari Aduan Relawan PADI
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2325
Capres peserta Pemilu 17 April 2019.
SitindaonNews. Medan - Pemilihan Presiden Republik Indonesia tinggal beberapa hari lagi. Debat Capres dan Cawapres sudah berlangsung 4 kali. Materi debat terlihat biasa-biasa saja, gagasan atau rencana kerja para capres maupun cawapres masih berupa janji-janji saja.
Bicara soal pemberantasan dan pencegahan korupsi, kedua kandidat capres hanya menyatakan secara normatif saja. Jika sistem atau hukum yang selama ini saja yang dilanjutkan tanpa ada upaya yang lebih konkrit, maka dapat dipastikan korupsi akan terus tumbuh subur di negeri ini.
Lihat saja, masih dalam suasana kampanye pilpres, justru orang terdekat dari salah satu capres kena OTT jual beli jabatan di Kemenag dan masih adalagi yang nekat mencoba mempersiapkan 400ribu amplop senilai 8M untuk serangan fajar di pemilu nanti, ini juga oleh orang dari partai koalisi salah satu capres.
Revolusi mental sudah gagal total, butuh revolusi lain untuk memberantas mental korup para pejabat di negeri ini, yaitu Revolusi Total dengan Hukum Mati Koruptor dan sita semua harta istri/suami dan anak2 koruptor tanpa alasan apapun sampai habis tidak bersisa.
Kedua kandidat capres, masih berpeluang memainkan isu pemberantasan korupsi ini untuk merebut suara rakyat tgl 17 April nanti.
Kesempatan itu ada di debat capres sesi terakhir nanti, rakyat menunggu kandidat capres yang secara tegas berani memberi pernyataan akan Hukum Mati Koruptor dan sita semua harta istri/suami dan anak2 koruptor sampai habis tidak bersisa, maka dapat dipastikan capres tersebutlah yang akan dipilih oleh rakyat pada tgl 17 April nanti.
Pertanyaannya, adakah capres yang mau dan berani menyatakan akan menghukum mati koruptor dan sita semua harta istri/suami dan anak2 koruptor sampai habis tidak bersisa? Mari kita tunggu di debat akhir nanti.
GERAM - GErakan Rakyat bAsMi koruptor
PETIR - PEtisi hukum maTI koruptoR.