Top Stories
-
Apa Itu Fake Bid?
-
Anak-anak Muda Yang Ingin Kaya Harus Melek Keuangan dan Investasi!
-
Kunci Entry yang Benar!
-
Dari Pada Pusing Mikirin ulah MSCI, Mending Mengamati Arah Modal AK, BK, MG, KZ, Akan Mengalir ke Arah Mana, Itulah Saham yang Layak Kita Borong
-
Mengapa Sudah Bekerja Keras Masih Susah Juga Hidupnya!
-
Gimana Mau Profit Kalau Entry Main Tebak dan Prinsip Akumulasi dan Distribusi Bandar Saja Tidak Tahu,
-
Trik Kapan Waktu yang Tepat untuk Beli, Jual dan Cut Loss
-
Hoax Sulit Diberantas, Tenang, Patah Satu Tumbuh Seribu
-
Yang Pegang TLKM Hari Ini Senin Tetap Tenang Jangan Panik
Search
- Details
- Category: Inspirasi dan Inspiratif
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2901
Dalam nama YESUS tidak ada yang Mustahil.
Kisah nyata, kesaksian penerbangan Lion Air JT 218 Jakarta-Pangkal Pinang, selasa tgl 16 Okt 2018.
Berdasarkan pengalaman bahwa dari Johar Baru Jakarta Pusat ke Bandara Soekarno Hatta sekitar 45-60 menit, maka pada hari selasa tgl 16 Okt 2018 yl. kami berangkat dengan Go Car dari rumah ke airport jam 9.00 pagi karena pesawat yg akan kami tumpangi lion air JT 218 jkt-pkl pinang take off jam 11.50.
Driver online tsb adalah orang palembang asli dan mengaku pengikut Yesus. Awal mulanya ketika dia hendak sholat tiba-tiba dalam pikirannya muncul sebuah ayat Matius (yg saya lupa pasal dan ayatnya). Peristiwa tsb terus berulang, membuat dia penasaran sehingga beliau menemui seorang pendeta untuk menanyakan isi dan arti dari ayat tsb.
Lanjutnya, setelah mengetahui isi dari ayat tsb beliau memutuskan untuk belajar dan mendalami ajaran Kristus, dan pada akhirnya menjadi pengikut Kristus yg setia.
Setelah menjadi pengikut Kristus, beliau aktif kegiatan remaja gereja yang memperkenalkannya dengan seorang wanita batak boru Situmorang yang akhirnya menjadi istrinya.
Karena situasi jalan Tol yang merayap, saya tidak begitu konsentrasi dengan ceritanya, dan sang driver tsb mengerti perasaan saya yg galau karena jalanan macet total sehingga bisa dipastikan penerbangan saya akan batal karena terlambat karena waktu sudah menunjukkan pukul 10.30 lalu lintas menuju bandara sudah macet total tidak bergerak.
Saat itu saya sempat berfikir apakah Tuhan punya rencana lain membatalkan penerbangan saya, apakah yang akan terjadi dengan pesawat ini ? tapi saya buang fikiran buruk itu.
Untuk menghibur saya kemudian driver tsb berkata : "dalam nama YESUS tidak ada yang Mustahil".
Kemudian dari arah belakang kami ada mobil Fortuner plat TNI jalan perlahan memberi tanda lampu dan strobo untuk mendahului mobil didepannya dan driver online tsb mengikutinya dari belakang, jalan perlahan membelah barisan mobil di depan dan akhirnya masuk jalur Contra Flow, akhirnya saya tarik nafas lega, barisan mobil yg macet total bisa kami lalui dan penyebab macet adalah kecelakaan mobil proyek di badan jalan.
Sang driver ternyata juga memperhatikan saya menarik nafas lega dan mengulangi kata-katanya :"Pak, sebagai pengikut Kristus kita harus percaya dalam nama YESUS tidak ada yang mustahil.
Kami sampai di counter ceck in jam 11 lewat sudah terdengar announcer bahwa penumpang pesawat Lion Air JT 218 supaya naik ke pesawat, padahal kami belum dapat boarding pass.
Dengan perasaan cemas kami tanya CS tentang status boarding kami dan di jawab "tenang pak, bapak akan ditunggu, tetap ikut terbang", jawaban yg membuat kami lega, dan ada beberapa orang lagi penumpang terakhir yg di tunggu.
Selama dalam terbang , di pesawat pikiran buruk saya akan keselamatan penerbangan muncul kembali, saya berdoa, Tuhan lindungi kami, jauhkan kami dari marabahaya. Sampai akhirnya kami mendarat di Pangkal Pinang dengan selamat.
Kuasa Tuhan Yesus memang sungguh luar biasa yang kami alami, semua hal-hal yg kita alami ada maksud-maksud Tuhan yg tidak bisa kita mengerti.
Seandainya saja keberangkatan kami waktu itu di tunda hingga tadi pagi, apa yg akan terjadi, mungkin saja keluarga besar Punguan Sitindaon Medan akan kehilangan anggotanya???
Ini kisah sebenarnya yg saya dan istri alami, bukan dikarang-karang, dan bukan share dari orang lain.
Note: Pesawat tersebut beberapa hari kemudian jatuh dan tenggelam ke laut setelah beberapa menit lepas landas dari bandara Cengkareng menuju Pangkal Pinang yang menewaskan seluruh penumpang dan awak pesawat.
- Details
- Category: Inspirasi dan Inspiratif
- By admin
- Hits: 2496

Diambil dari kelas EdVenture Free by Merry Riana.
Bagaimana kita dapat menciptakan kehidupan yang kita inginkan.
Kita semua pasti kenal dengan Walt Disney ya… Seorang sosok yang inspiratif yang selalu mengingatkan kita “If you can dream it, you can do it”. Disneyland tercipta karena mimpi besar Walt Disney.
Read more: Bagaimana kita dapat menciptakan kehidupan yang kita inginkan
- Details
- Category: Jansen Sitindaon
- By ZA Sitindaon
- Hits: 230
Walau pendapatku ini akan banyak ditentang, silahkan saja. Namun sudut pandangku ini secara realisme —“pragmatis”. Yang kaitannya dengan kepentingan nasional dan keamanan kita secara langsung, termasuk keselamatan kita semua. Setelah melihat kejadian Venezuela, yang terbaru Iran dan mungkin menyusul negara lainnya:
1) Menurutku sudah tepat langkah-langkah yang diambil dan tindakan yang dilakukan pak @prabowo beberapa waktu belakangan ini. Termasuk membawa kita bergabung ke BOP, “berkawan” dengan Amerika dan lainnya.
2) Melihat keadaan dunia sekarang, ditambah “gila” dan tidak terprediksinya Trump/Amerika, ditambah canggih dan majunya arsenal militer dan peralatan perang mereka — dimana bisa mendeteksi manusia secara real time, menyerangnya langsung dll —, ditambah kekuatan ekonominya, apa yang dilakukan pak Prabowo 1 tahun ini menurutku sudah tepat untuk kebaikan kita semua 280 juta rakyat Indonesia, keselamatan dan keamanan bangsa kita.
3) Silahkan saja bagi teman-teman yang terus mau menentang Amerika, khususnya di medsos, karena mampunya kita memang baru disitu. Termasuk bagi yang tidak setuju dengan langkah pak Prabowo.
Tapi pertanyaanya kita mau melawan Amerika ini pake apa? Dengan kekuatan militer dan ekonomi kita yang sekarang masih terbatas?? Mari kita rasional.
Baca Juga: Amerika Bukan Lawanmu
4) Dulu negara-negara bertindak melalui aturan bersama, forum bersama, termasuk keputusan diambil bersama. Kolektif, era multilateralisme (PBB, WTO, Bank Dunia dll). Untuk negara yang belum masuk level “great atau super power” seperti kita, inilah era yang lebih menguntungkan, karena lebih stabil dan terprediksi. Namun era ini sekarang sudah hampir punah atau mengalami erosi parah. Tidak tahu apakah masih bisa pulih. Mungkin pasca Trump selesai jabatannya dan penggantinya tidak sama doktrinnya dengan dia.
5) Sekarang, demi kebaikan masing-masing (pragmatis), tiap negara berhubungan dengan negara lain yang dianggap bisa lebih memberi keuntungan terbaik dalam hal keamanan, ekonomi dan meminimalkan ancaman bagi negaranya. Sambil pelan-pelan tentu saja mengurangi ketergantungan itu. Termasuk kita Indonesia.
6) Dengan pemahaman geopolitiknya yang luas, termasuk mengerti kekuatan militer masing-masing negara, inilah yang sekarang menurutku sedang dilakukan pak Prabowo. Terlihat di foto, video dll beliau memang sedikit menunduk dan mengalah didepan Trump atau Amerika, namun itu semua dilakukan untuk kebaikan kita semua. Sambil pelan-pelan beliau perjuangkan dan masukkan hal-hal yang menguntungkan untuk bangsa kita. “National interest” kita.
7) Jadi maju dan navigasi terus kita semua pak Prabowo, ditengah tidak stabil, “anarkisnya”, sistem dan keadaan global saat ini. Sambil pelan-pelan kita memperkuat diri ke dalam. Sampai tiba waktunya kita muncul dan siap. Sebagaimana kata Deng Xioping 50 tahun lalu: “Tao Guang Yang Hui", — “Sembunyikan Kemampuan dan Kekuatanmu, Tunggu Waktu Yang Tepat”.
Hormatku,
Jansen Sitindaon
Ini pendapat pribadiku
Jansen Sitindaon FB https://www.facebook.com/share/p/18RLDYtWja/
- Details
- Category: Jansen Sitindaon
- By ZA Sitindaon
- Hits: 320

TANGGAPAN SAYA TERHADAP KEJADIAN DI UNIVERSITAS TEUKU UMAR (“UTU”) INI:
1) Sebagai seorang warga Negara Indonesia dan alumni dari Universitas Negeri, agak sedih saya baca ini. Karena tidak sesuai dgn semangat berdirinya sekolah Negeri. Apalagi jika hal begini terus dilanjutkan dan dibenarkan.
2) Saya sepenuhnya sadar Universitas Teuku Umar ini berdiri di Aceh. Namun ini kan kampus Negeri. Yg dibiayai oleh pembayar pajak. Harusnya sekolah Negeri itu — mau ditingkat apapun, semua jenis, bukan hanya tingkat universitas saja — inklusif dan terbuka. Terbuka menerima semua keberagaman yg ada di Indonesia ini. Termasuk agamanya.

Kalau mau eksklusif itu sudah ada tempatnya. Di sekolah SWASTA yang ada dibawah Yayasan Perguruan Agama. Mau itu Yayasan Perguruan Islam, Kristen, Katholik, Budha dll, silahkan saja kalau mau memasukkan unsur-unsur agama dalam kegiatan kesehariannya bahkan sampai kurikulumnya.
3) Kalau UTU inikan sekolah/kampus Negeri. Sekolah yg dioperasikan dan dibiayai pemerintah. Dibayar oleh pajak dari semua warga negara, dari semua agama yg ada di Indonesia ini (kalau mau dikaitkan dgn agama).

Karena itulah semua anak di Indonesia ini, melalui seleksi/ujian yg dilakukan pemerintah, dari Papua sampai Aceh bisa masuk ke UTU ini. Anak Papua bisa masuk ke UTU, termasuk anak Aceh juga bisa masuk ke Universitas Cendrawasih (Uncen) di Papua, Sam Ratulangi di Manado, Udayana di Bali, Univ Nusa Cendana di NTT dll. Ini sekedar contoh saja. Inilah esensi Univ Negeri, semua orang dari seluruh Indonesia bisa masuk. Krn seleksinya murni berdasarkan nilai yg dicapai siswa yg bersangkutan dalam ujian. Bukan karena agama, suku atau identitas lainnya.
4) Kedepan, fungsi, arti dan makna sekolah Negeri ini memang harus ditegaskan dan ditegakkan kembali. Karena disinilah harusnya salah satu tempat menjaga keberagaman Indonesia ini. Termasuk tempat utk terus menyemainya. Disemua tempat berbau “Negeri” inilah harusnya keberagaman itu tampak dan tidak dikekang. Apalagi sampai dihukum.
5) Ini sekarang malah banyak yg terbalik. Sekolah Negeri tapi perilakunya seperti sekolah swasta yg dikelola Perguruan Agama. Sebaliknya, banyak sekolah swasta yg lebih Negeri dari Negeri.
6) Jikapun statusnya Negeri tapi mau Eksklusif, sudah ada sebenarnya, yaitu Institut Agama Negeri atau jenis sekolah lainnya yg dikelola Kementerian Agama, dibawah Dirjen Bimas agama masing-masing. Seperti IAIN, IAKN (Institut Agama Kristen Negeri) dll. Jadi bukan Universitas Negeri yg sifatnya umum begini yg dibuat jadi eksklusif.

7) Terakhir, simpatiku untuk 4 Mahasiswa Universitas Teuku Umar yg mengalami masalah karena mengucapkan selamat Jumat Agung. Semoga teman2 semua diberikan kekuatan dan kesehatan selalu.
Sebagai mahasiswa di Universitas Negeri, apa yg teman-teman lakukan itu sepenuhnya menurutku sudah tepat dan telah sesuai dgn esensi dari didirikannya sekolah/Universitas Negeri di Indonesia ini. Malah yg menghukum teman-teman itu yg tidak memahami esensi dirinya sebagai seorang Pegawai Negeri yg bekerja di institusi Negeri.
Maju terus seluruh Universitas Negeri di Indonesia ini. Teruslah dan tetaplah inklusif dan terbuka. Sebagaimana terbukanya mahasiswa yg bisa masuk ke Universitas Negeri dari seluruh Indonesia ini.
Mari terus kita jaga keberagaman di Indonesia yg kita cintai ini. Utamanya di institusi-instusi Negeri.
Hormatku,
— JANSEN SITINDAON
- Details
- Category: Jansen Sitindaon
- By ZA Sitindaon
- Hits: 344
JANSEN SITINDAON, Profil FB
Sedikit tulisanku soal “Gereja Suku di Indonesia”, GKPS dan Permohonan:
1) GKPS (Gereja Kristen Protestan Simalungun) ini adalah salah satu “gereja suku” di Indonesia. Jadi ini adalah gereja tradisional berciri kedaerahan.
Ini gereja yg teduh sebenarnya dan “tidak mengancam”, jika itu yg ditakutkan warga sekitar. Karena walau prinsipnya: gereja terbuka utk umum atau suku lain, tapi kemungkinan mereka masuk, atau masyarakat sekitar masuk, sangat kecil. Krn ibadahnya saja pakai bahasa Simalungun. Saya saja yg Kristen dan Batak, kecil kemungkinan masuk GKPS ini. Krn bahasanya saya tidak tahu;
Contoh Gereja Kedaerahan lain yg sama dgn GKPS ini misalnya: gereja kami HKBP (Huria Kristen Batak Protestan). Atau GBKP (Gereja Batak Karo Protestan), BNKP Nias dll.
Kalau di Jawa ada GKJ atau GKJW (Gereja Kristen Jawi Wetan) yg ibadahnya pakai bahasa Jawa. Di Sulawesi ada Gereja Toraja, GMIM (Gereja Minahasa) dan banyak daerah lainnya.
Semua gereja diatas berciri kesukuan. Pakai bahasa daerahnya masing2 utk beribadah. Dan budaya daerahnya masih sangat kental.
Gereja sejenis ini lahir juga karena adanya “politik gospel” penjajah masa lalu yg memakai taktik pendekatan suku. Sehingga misi Zending dari luar, masuknya langsung spesifik ke suku dan daerah tertentu di Indonesia.
Gereja sejenis ini bisa berdiri keluar dari daerahnya, 100 porsen karena para perantau nya. Karena para “diasporanya” yg merantau termasuk yg lahir diluar daerah. Contoh seperti Gereja kami HKBP, bukan hanya di Indonesia saja, bahkan sudah berdiri di luar negeri seperti di Singapura, Kuala Lumpur, LA, New York, Colorado, dll. Semua ini dimulai karena adanya suku Batak ditempat itu.
Jadi selain tempat ibadah, gereja juga jadi tempat berkumpul — minimal seminggu sekali — dgn teman satu kampung, satu suku, satu daerah yg sama-sama jauh di rantau. Berbagi suka, duka, derita dll. Termasuk mengurusi soal pernikahan, kematian, kelahiran anak dll.
Termasuk Gereja juga sbg tempat bagi para perantau utk mengenalkan budaya bagi anak-anaknya yg lahir di rantau.
Utk contoh saja tidak jauh-jauh masih di Jakarta: di Gereja kami HKBP Menteng misalnya, Gereja membuka program “les bahasa Batak” utk jemaat. Krn banyak anak-anak kami yg lahir di rantau sudah tidak tahu bahasa ini. Jadi di “gereja tradisional” ini, gereja juga jadi tempat utk melestarikan budaya. Minimal bahasanya. Krn ibadahnya di jam tertentu dan Alkitabnya pakai bahasa daerah.
2) Jadi saya berharap semoga dgn sedikit penjelasan ini, Yang Kami Hormati Ibu Bupati cq Pemerintah Purwakarta dan FKUB disana berkenan menerbitkan izin utk Gereja Simalungun ini. Jika memang benar masalahnya soal izin, bukan hal lainnya.
Semoga kalimat “di segel karena izinnya belum ada” ini bukan artinya: setelah itu izinnya terus tidak dikeluarkan. Inikan sama saja artinya “disegel seumur hidup”. Atau gereja itu tidak boleh berdiri dan tutup selamanya. Sekiranya ada hal lainnya, kami mohon Pemerintah Purwakarta memberikan putusan dan kebijakan yg seadil-adilnya.
Demikian sedikit yg bisa saya tuliskan. Semangat terus utk warga Simalungun dan jemaat Kristen lainnya di Purwakarta. Dan utk seluruh sahabat kami Ummat Muslim di Purwakarta dan Indonesia kami mohon keterbukaan hatinya dan selamat menjalankan Ibadah Puasa utk sahabat semua.
Hormatku,
— JANSEN SITINDAON
- Details
- Category: Jansen Sitindaon
- By ZA Sitindaon
- Hits: 378
Jansen Sitindaon, Wasekjen Partai Demokrat dalam Sidang MK gugatan Pemilu menolak sistem proporsional tertutup 17/3/23 di Jakarta.
SIDANG MK SOAL TERBUKA vs TERTUTUP”
Berikut penjelasan Jansen Sitindaon, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat dalam sidang di Mahkamah Konstitusi pada hari Jumat 17/3/23 di Jakarta dalam gugatan soal Pemilu proporsional terbuka atau tertutup:
"Memberi keterangan sebagai pihak terkait di sidang Mahkamah Konstitusi dalam kasus sistem terbuka versus tertutup.
Kelihatannya MK belum akan memutuskan persoalan ini, dalam waktu dekat ini.

Karena dalam sidang, menjawab permohonan yg saya ajukan — yg satu kesatuan dgn argumen yg saya sampaikan — agar perkara ini jika bisa segera diputuskan, karena pendaftaran caleg ke KPU sebentar lagi akan dilaksanakan, Ketua Majelis Hakim telah menyampaikan: “masih banyaknya ahli dari para pihak baik pemohon, terkait dll yg masih harus diperiksa oleh Mahkamah”. Sesuai ketentuan hukum, norma sistem terbuka yg sekarang masih eksis, itulah yg berlaku.

Sikap kami Demokrat jelas! Dan berada di posisi sistem terbuka, sebagaimana telah secara tegas dan terang benderang disampaikan oleh Ketua Umum kami mas AHY. Dan argumen sosiologis, yuridis dan praktikalnya telah saya sampaikan dalam sidang di Mahkamah ini.
Mari kita kawal terus jalannya sidang di Mahkamah Konstitusi. Sehat utk kita semua.
— JANSEN SITINDAON