Top Stories
-
Fundamental Ekonomi Kita Kuat atau Babak Belur?
-
Pernikahan Bukan Hanya Tentang Siapa yang Terlihat Baik di Sampingmu Hari Ini
-
Ini 7 Penyebab Kenapa Hidup Miskin Selamanya
-
Saham Indonesia Hanya Coco Buat Scalping dan Tidak Cocok Buat Investasi
-
Tetap Jaga Shake Out Limit Jam 08:50.
-
Nasib Pensiunmu, Nasib Hari Tuamu Ditentukan Hari Ini.
-
Jika Index masih Down Trend
-
Mereka yang pada Boncos di Trading!
-
Cara Mengelola Keuangan untuk Hari Tua yang Sejahtera
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 834
Katanya Negeri Relijius Ternyata Negeri Maling, Bukannya Menolong Malah Raja Tega Jarah Warga Yang Kena Musibah
Edi, pengemudi truk hanya bisa menangis di pinggir sawah melihat lele yang dibawanya dijarah oleh warga.
SitindaonNews.Com, || Negeri ini memang sudah rusak parah, warganya sudah tidak bermoral,, katanya negeri relijius tapi pejabatnya jadi maling koruptor, sementara itu rakyatnya juga ikutan jadi maling, warga masih saja tega menjarah barang² milik warga yang sedang kena musibah.
Edi, pengemudi truk, hanya bisa menangis di pinggir sawah melihat lele yang dibawanya dijarah oleh warga.
Truk berisi puluhan kilo ikan lele yang dibawa dari Cirebon itu terguling di area persawahan di Jalan Randu Sari, Subang, Jawa barat, Kamis (3/2/2022).
Beruntung, Edi selamat. Namun, sopir truk itu tak bisa berbuat banyak ketika lele yang dibawanya jatuh berhamburan ke area sawah.
Warga sekitar yang berkumpul di lokasi yang dikira akan menolong, malah berebut untuk menjarah lele-lele tersebut
Edi mengatakan, kecelakaan terjadi karena dia mengantuk sehingga truk menabrak pohon lalu terguling ke sawah.
"Saya tuh nabrak tuh pohon yang tinggi itu. Untung enggak nabrak tiang ini," ucap Edi.
Polisi yang berada di lokasi kejadian mencoba menegur warga agar tidak mengambil lele-lele tersebut.
"Jangan diambil lele-lelenya," teriak anggota Polsek Pusakanagara, Bripka Agus Salim.
Namun, warga rupanya ngeyel dan tak mendengarkan omongan Agus.
Agus akhirnya meminta warga untuk tak mengambil lele yang tersisa di dalan truk.
"Kalau lihat lele yang di mobil, jangan ya," ujar Agus.
Ketika diwawancara, Agus mengaku sudah berkali-kali menegur warga.
Bahkan dia sempat menawarkan, jika lele itu bersedia dikembalikan, maka akan diberi upah atas bantuan menangkap ikan.
"Saya sudah melarang, tapi mereka tetap mengambil. Saya juga nawarin kembaliin lagi lelenya, nanti diganti sama pemiliknya. Enggak mau, malah dibawa pulang," ujar Agus.
"Ya, mau gimana lagi, Pak. Tapi saya bilang untuk yang sisanya di mobil, tolonglah jangan diambil," tegasnya.
Selain tega menjarah lele, warga pun tak ada yang berusaha menenangkan atau menghibur sang sopir truk yang sedang menangis.
Lele yang tersisa akhirnya dipindahkan ke mobil lain. Setelah mobil derek tiba di lokasi, truk bisa dievakuasi dari sawah.