Top Stories
-
Fundamental Ekonomi Kita Kuat atau Babak Belur?
-
Pernikahan Bukan Hanya Tentang Siapa yang Terlihat Baik di Sampingmu Hari Ini
-
Ini 7 Penyebab Kenapa Hidup Miskin Selamanya
-
Saham Indonesia Hanya Coco Buat Scalping dan Tidak Cocok Buat Investasi
-
Tetap Jaga Shake Out Limit Jam 08:50.
-
Nasib Pensiunmu, Nasib Hari Tuamu Ditentukan Hari Ini.
-
Jika Index masih Down Trend
-
Mereka yang pada Boncos di Trading!
-
Cara Mengelola Keuangan untuk Hari Tua yang Sejahtera
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 778
Klaster Secapa AD 489 Orang Positif, 10 Dirawat di RS Dustira
Dispenad | Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa.
SitindaonNews.Com | Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa menyebutkan, sampai saat ini sudah lebih dari 62 persen siswa Sekolah Calon Perwira AD (Secapaad) yang sembuh dari Covid-19.
"Hasil laboratorium PCR (polymerase chain reaction) dari swab lanjutan pasien di Secapaa sampai dengan Sabtu pagi ini ada 201 pasien lagi yang dinyatakan negatif," kata Andika dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (25/7).
Dari total 1.308 pasien positif Covid-19 di Secapaad, menurut Andika, saat ini sudah berkurang 819 orang menjadi tinggal 489 orang. Kalau dipersentase, kata dia, sudah 62,6 persen siswa yang dinyatakan negatif Covid-19 sehingga tinggal 37,4 persen siswa yang masih positif.
"Dari 489 pasien positif Covid-19 di Secapaad tersebut, 10 masih dirawat di RS TNI AD Dustira, Bandung," kata Andika.
Sedangkan 479 siswa lainnya, kata Andika, berada di Secapaad dan diisolasi, namun tidak mengalami keluhan apapun. Dengan semakin bertambahnya pasien Covid-19 yang sembuh membuktikan, penanganan pasien di kluster Secapaad terus memperlihatkan kabar menggembirakan.
Dalam mendukung penanganan Covid-19, Andika mengaku, TNI AD sudah menjalin kerja sama terkait penelitian yang dilakukan oleh Rumah Sakit Universitas Airlangga (Unair) terkait obat Covid-19.
Pada Kamis (16/7) lalu, laboratorium PCR kedua mulai dioperasikan yakni di rumah sakit (RS) TNI AD Sariningsih, Bandung, untuk mempercepat pelayanan pemeriksaan spesimen hasil tes swab di Bandung dan sekitarnya, setelah pengoperasian laboratorium PCR di RSPAD Gatot Soebroto.
Pengoperasian tersebut sebagai bagian dari pengadaan 68 laboratorium PCR untuk 68 RS TNI AD di seluruh Indonesia, hal itu sebagai dukungan pada Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Andika juga telah meminta Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Kapuskes AD) Mayjen Asrofi Sueb Surachman mempercepat koordinasi pelaksanaan uji klinis kombinasi obat Covid-19 dengan seluruh kepala RS TNI AD.
Sumber: republika.co.id