Top Stories
-
Fundamental Ekonomi Kita Kuat atau Babak Belur?
-
Pernikahan Bukan Hanya Tentang Siapa yang Terlihat Baik di Sampingmu Hari Ini
-
Ini 7 Penyebab Kenapa Hidup Miskin Selamanya
-
Saham Indonesia Hanya Coco Buat Scalping dan Tidak Cocok Buat Investasi
-
Tetap Jaga Shake Out Limit Jam 08:50.
-
Nasib Pensiunmu, Nasib Hari Tuamu Ditentukan Hari Ini.
-
Jika Index masih Down Trend
-
Mereka yang pada Boncos di Trading!
-
Cara Mengelola Keuangan untuk Hari Tua yang Sejahtera
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 816
Ribut Ojol-Debt Collector di Rawamangun Dipicu Penarikan Motor

SitindaonNews.Com | Sekelompok ojek online terlibat keributan dengan debt collectordi Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur. Polisi menyebut keributan tersebut dipicu masalah penarikan motor oleh debt collector terhadap salah seorang driver ojol.
"Dia ngaku ada dapat kuasa diberi kewenangan untuk narik motor," kata Kapolres Jaktim Kombes Arie Ardiyan saat dihubungi detikcom, Selasa (18/2/2020).
Arie menjelaskan, keributan itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB sore tadi di Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur. Dua orang debt collector akan menarik motor milik seorang ojek online.
"Ketika penarikan terjadi, sedikit perselisihan, tapi tidak ada pemukulan di sana," katanya.
Driver ojek online ini merasa tidak terima motornya ditarik debt collector. Kejadian ini kemudian membuat teman-teman driver ojek onlineberkumpul di lokasi kejadian.
"Mereka, karena temennya diambil motornya tidak terima, karena merasa itu di luar prosedur sehingga ikut kumpul di situ," jelasnya.
Arie menyebut massa driver ojek onlinesempat mengerumuni debt collectortersebut.
"Karena ini ojek online, sehingga ojek online yang lain ikut kumpul di sini kerubuti dua orang debt collector," tuturnya.
Polisi kemudian datang ke lokasi untuk menenangkan massa. Saat ini situasi di lokasi sudah aman dan terkendali
Sumber: detik.com