Akhyar mengatakan bahwa ketakutan warga untuk makan ikan berawal dari adanya ulah orang yang tidak bertanggung jawab membuang bangkai babi di sungai
Top Stories
-
Apa Itu Fake Bid?
-
Anak-anak Muda Yang Ingin Kaya Harus Melek Keuangan dan Investasi!
-
Kunci Entry yang Benar!
-
Dari Pada Pusing Mikirin ulah MSCI, Mending Mengamati Arah Modal AK, BK, MG, KZ, Akan Mengalir ke Arah Mana, Itulah Saham yang Layak Kita Borong
-
Mengapa Sudah Bekerja Keras Masih Susah Juga Hidupnya!
-
Gimana Mau Profit Kalau Entry Main Tebak dan Prinsip Akumulasi dan Distribusi Bandar Saja Tidak Tahu,
-
Trik Kapan Waktu yang Tepat untuk Beli, Jual dan Cut Loss
-
Hoax Sulit Diberantas, Tenang, Patah Satu Tumbuh Seribu
-
Yang Pegang TLKM Hari Ini Senin Tetap Tenang Jangan Panik
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1952
Isu Bangkai Babi, Plt Wali Kota Medan Ajak Warga Tidak Takut Makan Ikan
"Ikan yang dijual di pasaran merupakan ikan yang aman dan layak konsumsi. Ikan yang dijual merupakan ikan yang berasal dari tengah laut, artinya aman untuk dikonsumsi," kata Akhyar saat menghadiri pesta makan ikan gratis di Pasar Cemara Medan, Senin (25/11/2019).
Menurut Akhyar, ikan yang berada di pasaran aman dan tidak terkena virus hog cholera seperti yang saat ini dirisaukan warga, sebab ikan yang ada di pasaran berasal dari laut tengah sehingga aman dari sesuatu yang menjijikan.
"Ikan yang ada di pasaran aman dari bakteri hog cholera. Setelah diteliti Dinas Lingkungan Hidup, ikan tersebut tidak terkena virus dan aman dikonsumsi. Air yang berada di tengah laut juga sudah diteliti, dan sama sekali tidak ada mengandung virus tersebut," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut Akhyar tidak bosan-bosannya mengingatkan masyarakat, terutama para pedagang Pasar Cemara untuk tidak membuang sampah sembarangan ke dalam parit. Akhyar juga mengimbau, para pedagang mewadahi sampah.
"Kota Medan harus bersih. Salah satu caranya dengan mengurangi sampah plastik. Bersih itu bukan main-main, bersih itu serius," kata Akhyar.
Ketua Komunitas Pedagang Ikan, Juwari mengatakan, para pedagang selama ini merasa risau karena terkena dampak sosial dari bangkai babi yang dibuang sembarangan ke sungai oleh oknum tidak bertanggung jawab.
"Melalui acara ini kami menunjukkan dan meyakinkan masyarakat luas bahwa ikan yang berada di pasaran sangat layak dan aman untuk dikonsumsi," ucapnya.
Sumber: inews.id